
Mesin Pemotong Roller Die memotong kertas menggunakan cetakan. Mesin ini dapat digunakan pada kertas biasa, kertas berlapis, dan karton (tidak dapat memproses kertas komposit—dilapisi polipropilena—atau film plastik).
Kecepatan mencapai 6.000 siklus per jam. Mesin ini dapat membuang limbah secara otomatis, mudah dioperasikan, serta menghemat waktu berkat kinerja yang efisien.
cetakan die cutting
Model |
MS-A4055 |
||
Sistem pemberian lembaran |
Sabuk pengumpan vakum |
||
Ukuran lembaran (sebelum diproses) |
Lebar*Panjang |
Maks. 400 × 550 mm / 15,74 × 21,65 Min. 200 × 275 mm / 7,88 × 10,83 |
|
Ukuran produk yang dipotong: Ukuran dapat dibatasi tergantung pada bentuk dan kisaran berat lembaran. |
Dengan pemisah |
Maks. 376 × 530 mm / 14,8 × 20,8 |
|
|
|
|
Min. 50 × 80 mm / 1,97 × 3,15 |
Bahan yang diolah |
Kertas biasa, kertas berlapis, kardus |
||
|
Ketebalan Material
|
127,9–400 gsm
Pemotongan die: Maks. 0,5 mm / 0,019 (Dalam hal tinggi pisau: 0,8 mm/0,031)
Pemotongan die: Maks. 0,3 mm/0,001 (Dalam hal tinggi pisau: 0,6 mm/0,023)
Pengkerutan: Maks. 0,4 mm/0,015 (Dalam hal tinggi pisau: 0,8 mm/0,031) |
||
Presisi pemotongan die |
±0,1 mm |
||
Tinggi tumpukan feeder |
500 mm/19,68 |
||
Ukuran die atas |
Maks. 400 × 560 mm/15,74 × 22,04 Min. 160 × 100 mm/6,30 × 3,94 |
||
Tinggi pisau pemotong atas |
0,6 mm atau 0,8 mm / 0,0236 atau 0,0315 |
||
Kecepatan produksi |
6.000 siklus per jam |
||
Tegangan/Frekuensi |
Fase Tunggal 200 hingga 240 V, 50/60 Hz |
||
Berat mesin |
Dengan pemisah: 1.200 kg Tanpa pemisah: 900 kg |
||
1. Sistem multifungsi untuk pemotongan cetakan, pemotongan permukaan (kiss cutting), pelipatan, dan pemotongan berulang.
2. Mesin pemotong cetakan putar (maks. 400 × 550 mm) — Pemotong cetakan putar dirancang untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat.
3. Substrat fleksibel — Pemotongan cetakan, pelipatan, perforasi, celah (slit), penusukan lubang, dan pembuatan sudut bulat pada berbagai substrat dengan ketebalan maksimal 0,5 mm (hanya untuk pemotongan cetakan), khusus untuk lembaran cetak digital dan offset.
4. Pemrosesan satu kali jalan — Pemasukan bahan, pemotongan cetakan, dan pemisahan dilakukan dalam satu kali jalan dengan kecepatan 6.000 siklus per jam.
5. Menghemat biaya pembuatan cetakan — Fitur unik 'Repeat Register' yang dikendalikan motor servo memungkinkan aplikasi multi-up dari cetakan tunggal (single-up die) guna meminimalkan biaya cetakan.
6. Pengoperasian sederhana dan mudah—Mengurangi langkah kerja tenaga kerja yang mahal serta meningkatkan produktivitas.
|
|
Konsol Operasi : Baik pemasangan maupun pengendalian dapat dilakukan melalui layar sentuh yang intuitif. Setelah memasang die atas dan bawah, sistem dapat disetel hanya dengan memasukkan ukuran lembaran dan ukuran produk. Ilustrasi grafis di layar bersifat sederhana dan mudah dipahami. |
|
|
Bagian Feeder : Pengumpanan berbasis sabuk vakum memungkinkan pengumpanan unggul dengan pemasangan dan pengoperasian yang mudah. Sensor ultrasonik digunakan untuk mendeteksi pengumpanan ganda pada berbagai jenis substrat. |
|
|
Bagian Transportasi : Lembaran didaftarkan menggunakan sabuk vakum dan posisinya dikunci secara kokoh dengan roller penggenggam guna menghasilkan hasil akhir berkualitas tinggi. Roller penggenggam yang digerakkan motor servo menjamin ketepatan posisi die-cut tanpa memengaruhi kecepatan proses. |
|
|
Die Cutting : Rol penggulung magnetik kaku di bagian atas dan rol landasan padat di bagian bawah memastikan pemotongan mati berkualitas tinggi. Bagian pemotongan mati yang dirancang secara unik memungkinkan penyetelan cetakan mati secara mudah dan cepat. Pelat cetakan mati fleksibel dengan ketebalan 0,6 mm dan 0,8 mm / 0,0236 inci dan 0,0315 inci keduanya dapat digunakan. |
|
|
Pemisah : Pemisah menghilangkan limbah dari produk jadi dan mengirimkannya ke tempat pembuangan limbah. Pin pemisah dan jet udara yang digerakkan silinder udara dapat digunakan, tergantung pada ukuran limbah. |
|
|
Bagian Pengiriman : Produk jadi dikirimkan melalui konveyor bermotor. Gerak konveyor intermiten memaksimalkan operasi kontinu dalam ruang yang terbatas. Jarak antar produk dapat disesuaikan sesuai ukuran produk guna memudahkan penanganan. |